Jun 04

Ketika orang lain berbicara sejuta bahasa, tetaplah anda bekerja. Cangkullah sawah itu dan taburi dengan benih. Ketika orang lain berdiam tak tahu harus berkata apa, teruskan kerja anda. Siangi dan airi putik-putik yang baru bertunas itu. Ketika orang lain saling tuding saling hunus, bekerjalah dalam istirahat anda. Senandungkan seranai pengundang angina dan gerimis. Ketika orang lain terlelap pada tidur nyenyak mereka, jangan putuskan kerja anda. Bekerjalah dengan doa dan harapan.”semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan bagi segenap semesta.” Maka, ketika orang lain tergugah dari peraduannya , ajaklah mereka untuk mengangkat sabit memungut panen yang telah masak. Bila mereka tak jua berkenan, jangan kecil hati. Terus dan tetaplah bekerja. Bekerja, karena itulah yang semestinya kita kerjakan.

Apapun yang terjadi di muka bumi, sang mentari tak berhenti sedetikpun dari kerja; mengipasi tungku pembakaran raksasanya; menebarkan kehangatan ke seluruh galaksi. Maka, taka da alas an yang lebih baik untuk keberadaan kita disini, selain bekerja, mengubah energy hangat matahari menjadi kebaikan semesta.

Incoming search terms for the article:

Berita Terkait

written by salsabilayugo


Leave a Reply