Aug 26

Cinta..aku memanggilmu dengan sebutan yang kusukai karena memang engkau yang ingin kucinta.

Dalam waktu-waktu sendiriku, kuharap hadirnya dirimu mengisi kehampaan semangatku.
Masa-masa berat yang kujalani terasa berat namun harus tetap kujalani. Padahal itu semua akan terasa ringan dengan hadirnya dirimu, Insyaallah.

Cinta izinkan aku mengungkapkan mengapa aku memilihmu.
Dalam perjuangan hidupku kutemukan berbagai duri dan beban yang akhirnya membawaku tuk menyadari bahwa ku tak mampu hidup tanpa Nya. Jika pun ku hidup tanpa diri Nya. Hidupku ibarat hidup dalam neraka yang membakar hatiku dan membutakan mataku serta menggelapkan pandangan hidupku. Syukurku kutemukan Dia melalui tusukan duri-duri tajam dan bongkahan bongkahan besar beban hidup itu.

Dan kusadari tusukan-tusukan itu menjadikan hidupku itu indah dan hatiku dapat menghargai dan mensyukuri walau masih sedikit ku bersyukur.

Cinta tahukah kamu apa yang Dia ilhamkan pada hatiku? Adalah hatiku mencintai apa yang Dia cintai. Ketaatanmu padaNya mengisyaratkan pakaian taqwamu. Halusnya nasihatmu dan perkataanmu mengisyaratkan keindahan akhlakmu. Santunmu dalam menasihati pasangan hidupmu merupakan tanda tingginya pemahamanmu pada agamaNya. Kejujuran dan kebaikanmu selalu menjadi bahan lisanmu untuk mendatangkan keberkahan doa-doamu. Bagaimana Dia tidak mencintaimu Cinta? Dan bagaimana aku menolak cintaNya. Astagfirullah.

Keindahan parasmu Dia tampilkan dalam hatiku bersama keindahan jiwamu. Dia menjadikan dirimu indah bagaikan mutiara yang menentramkan hati jika dipandang. Indahnya parasmu tak akan pernah masuk ke dalam hatiku tanpa adanya indahnya jiwamu. Karena Dia memasukkan cahaya Nya ke dalam hatiku melalui indahnya akhlak jiwamu. Tanpa itu.. semuanya gelap dan aku tak dapat mengatakan dirimu mempesona hatiku. Subhanallah…Cinta kau sungguh mengagumkan.

Dalam setiap akhir sholatku ku berdoa agar diberikan pasangan hidup yang menyejukkan mata. Dan cukuplah penyejuk mata seorang mukmin itu adalah pasangan hidup yang shalihah dan taat pada suaminya. Mata yang sejuk akan jatuh pada hatinya ketentraman dan kedamaian.

Saat aku memilihmu, insyaallah tiada akan pernah aku sesali., karena kutahu Dia selalu menepati janjiNya. Engkaulah penyejuk mataku, Qurrata A’yun. Engkaulah yang insyaallah kelak akan mempertemukan diriku dengan diriNya. MelihatNya dan mencicipi jamuanNya, Insyaallah.

Itulah alasan-alasanku memilihmu karena engkau mutiara yang ditakdirkan begitu indah kulihat karena kilau indahnya akhlakmu memalingkan duniaku.

 

-Heru Yugo Prasetyo-

Incoming search terms for the article:

Berita Terkait

written by salsabilayugo


One Response to “Agar Cintamu Berlabuh di Samudera Hatiku”

  1. 1. u.muchtar Says:

    cinta adalah anugrah illahi dan jangan kau rusak arti cina itu.

Leave a Reply