Apr 30

Jaket Kulit Sukaregang Garut Terpercaya Yang diminati Konsumen Dalam dan Luar Negeri

Jaket kulit

Jaket kulit adalah jaket yang dibuat dari kulit hewan seperti kambing, domba, sapi dan bahkan babi. Namun kali ini kita hanya akan membahas mengenai jaket kulit yang terbuat dari bahan yang non-babi. Karena kebanyakan selain jarang digunakan sebagai bahan baku pembuatan jaket kulit , kulit babi juga kurang diminati pasar penggemar jaket kulit di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim dan pastinya enggan menggunakan jaket kulit dari kulit babi.

Mengapa Menggunakan Jaket Kulit ?

Memilih Karena Kenyamanan

Bagi orang awam, mungkin terlintas di kepala kita mengapa menggunakan jaket kulit? bukannya jaket biasa sudah cukup. Bahkan kini sudah ada jaket kulit dengan kulit sintetis, yang artinya kulit tiruan yang digunakan sebagai bahan jaket.

Bagi pengguna jaket kulit pastinya sudah menemukan jawabannya, bukan hanya sekedar mahal dan untuk bergaya, tapi jaket kulit membawa kenyamanan tersendiri bagi penggunanya baik pria ataupun wanita. Salah satu bentuk kenyamanannya adalah karena adem (tidak gerah) jika dipakai. Ketika dalam keadaan cuaca panas, pengguna jaket kulit bahkan menerima sensasi yang berbeda, tidak kepanasan dan gerah seperti pengguna jaket kulit sintetis. Umumnya pengguna jaket kulit sintetis akan merasakan betapa gerahnya disaat matahari terik. Nah berbeda dengan mereka yang menggunakan jaket kulit asli, semua terasa seperti nyaman-nyaman saja.

Memilih Karena Gengsi dan Gaya Hidup

Mahalnya harga jaket kulit menjadi salah satu alasan jaket kulit masih banyak penggemarnya, bahkan jika tidak mahal , konsumen khawatir barang yang dibelinya adalah barang palsu. Untuk diketahui harga jaket kulit yang paling biasa itu sekitar 700 ribuan dan yang umumnya mulai dari 1,1 jutaan dan ini masih terhitung mahal bagi kalangan menengah kebawah. Namun tidak sedikit orang yang berpenghasilan pas-pasan berusaha memiliki jaket kulit. Salah satunya tentunya karena kenyamanan dan pastinya juga dengan harapan menaikkan “kelas sosial” mereka di masyarakat.

Berita Terkait

written by salsabilayugo


Leave a Reply